Tips Wawancarai Arsitek Anda

wawancara-arsitek-anda

Ketika anda memutuskan untuk memilih arsitek tertentu, anda harus yakin dengan pilihan anda. Jangan menilai kehebatan arsitek dari mahalnya jasa mereka, tapi juga pertimbangkan berapa budget yang anda alokasikan untuk mendesainkan rumah pada mereka. Jangan sampai rumah anda memesan arsitek mahal, tapi rumah yang anda bangun bertipe 70 kebawah. Ini tidak sebanding antara biaya yang anda keluarkan dengan rumah yang akan anda bangun.

Lakukan Wawancara

Berikut daftar pertanyaan yang dapat anda ajukan

  • Apakah spesialisasi anda, apakah bangunan besar (gedung, kantor, apartemen), rumah mewah atau rumah kecil?
    Beberapa arsitek mahal kadang mereka tidak akan bersedia mengerjakan rumah kecil, kalaupun bersedia, mereka akan menetapkan tarif yang mahal karena akan melemparkan ke konsultan kecil. Perhatikan bahwa seorang arsitek akan lebih cepat mengerjakan apa yang sudah menjadi spesialisasinya. Jika rumah anda bertipe sedang atau kecil, lebih baik gunakan arsitek yang kesehariannya mengerjakan rumah tipe kecil. Mereka akan lebih cepat dan tentu lebih terjangkau dari segi biaya.
  • Bisakah kita bertemu untuk berdiskusi?
    Seorang arsitek profesional tentu sanggup untuk selalu berdiskusi dengan anda di manapun anda minta. Tapi konsekuensinya, ada harga yang mereka sudah sertakan (include) yang dimasukkan dalam biaya akhir perencanaan. Ini wajar kerena pertemuan dengan anda akan menyita waktu mereka. Beberapa arsitek akan menetapkan biaya konsultasi per jam, dan beberapa akan menetapkan biaya transportasi saja di akhir perencanaan. Kalau anda berencana membangun rumah kecil dan ingin lebih berhemat, gunakan konsultasi via email dan chatting. Selain hemat waktu, anda juga tidak perlu keluar rumah. Ini akan jauh-jauh lebih berhemat, terutama jika anda dan si arsitek berada di lain kota, pulau atau bahkan negara. Konsultasi via email sudah merupakan tren masa kini yang tidak dapat dipisahkan dari rutinitas jaman modern.
  • Bisakah saya melihat proyek-proyek anda terdahulu?
    Anda berhak tahu seperti apa kualitas pengerjaan dari arsitek yang anda pilih. Mintalah kepada mereka contoh gambar kerja yang dikirim via email. Anda akan bisa tahu seberapa detail mereka mengerjakannya.
  • Dimanakah kantor anda?
    Seorang arsitek profesional selalu memiliki kantor, tempat mereka berkoordinasi dengan timnya. Ketika mereka tidak mempunyai kantor, bisa saja mereka hanyalah seseorang tenaga freelance yang hanya bermodalkan website. Ketika pekerjaan gambar rumah anda dilakukan oleh satu orang saja, maka keterlambatan penyelesaian akan sangat mungkin terjadi.
  • Apa alamat website anda?
    Banyak anak muda baru lulus kuliah berani membuka usaha konsultan arsitek hanya bermodal website tanpa perlu kantor resmi. Ini perlu anda curigai, jangan-jangan mereka hanya bekerja seorang diri atau melemparkan pekerjaannya ke orang lain tanpa sepengetahuan anda. Seorang arsitek profesional bisa dilihat dari websitenya, seberapa mereka melayani pelanggan dapat tercermin dari tampilan website yang berorientasi kemudahan pelayanan pelanggan.
  • Fasilitas apa saja yang akan saya dapatkan?
    Arsitek biasanya mengelompokkan biaya berdasarkan fasilitas yang akan diberikan. Semakin lengkap gambar yang anda minta, semakin besar biaya yang akan anda keluarkan. Yang perlu diperhatikan adalah apakah si arsitek akan memberikan pelayanan konsultasi pasca perencanaan. Kadang di waktu pelaksanaan, terdapat masalah-masalah teknis berkaitan dengan gambar desain yang perlu anda konsultasikan. Arsitek yang profesional akan dengan senang hati membantu anda.  Mengenai fasilitas apa saja yang akan ditawarkan pada anda, akan dibahas lebih lanjut di bab berikutnya.
  • Berapa harga jasa yang harus dibayarkan?
    Ada beberapa metode yang arsitek tetapkan dalam hal harga jasa

    • Berdasarkan tiap jam konsultasi
    • Berdasarkan tiap meter luas bangunan
    • Berdasarkan prosentase biaya konstruksi
    • Berdasarkan biaya tetap (lump sum)
    • Berdasarkan cost – fee

Keterangan lengkap mengenai harga jasa arsitek akan saya lanjutkan ke artikel berikutnya Biaya Jasa Arsitek, Apa Saja Jenisnya?

Incoming search terms:

  • cara menginterview konsultan kontruksi
  • interview di konsultan arsitek
  • pertanyaan untuk klien dari arsitek
  • pertanyaan untuk seorang arsitek

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *