Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Mengapa Biaya Bangun Rumah Tinggal Membengkak?

biaya-bangun-rumah-bengkak

Tahukah anda faktor penyebab biaya bangun rumah tinggal membengkak, sebenarnya lebih banyak dikarenakan oleh si pemilik rumah itu sendiri daripada faktor dari luar? Kali ini saya akan mencoba untuk membahas hal-hal yang didasarkan pada kemampuan kita untuk menahan dari keinginan kita yang selalu akan haus pada sesuatu yang lebih baru dan terkini. Umumnya banyak orang tidak menyadari bahwa hal ini adalah penyebab biaya bangun rumah tinggal membengkak.

Faktor 1; Keinginan yang terus bertambah

Awalnya pemilik rumah dan arsitek telah menyiapkan sebuah rancangan proyek bangun rumah yang telah disepakati bersama. Namun, seiring waktu pelaksanaan pembangunan, mulai muncullah keinginan-keinginan baru dikarenakan si pemilik rumah mendapat referensi baru dari luar.

Munculnya “keinginan-keinginan” ini dapat berasal dari hasil pembicaraan tentang rumah dengan teman-teman atau bisa juga datang dari rumah karena sering membandingkan dengan rumah-rumah lain yang telah dilihat.

Dampak dari semua ini adalah dengan mulai muncullah beberapa keinginan-keinginan baru yang timbul dan berkeinginan merubah desain rumah yang telah dibuat. Selama perubahan ini dibuat masih dalam lingkup perencanaan awal, maka tidak akan menimbulkan perubahan di lapangan, tapi kalau sudah menyangkut perubahan dinding yang mengakibatkan perubahan struktur bangunan, maka bukan tidak mungkin “biaya bangun rumah tinggal membengkak” akan terjadi

Tetapi jika keinginan baru ini timbul selama proses pembangunan baru berjalan, kadang masih bisa ditolerir. Tapi jika kita membiarkan keinginan ini terus berkembang, maka secara bertahap biaya bangun rumah tinggal akan membengkak.

Faktor 2; Bahan Bangunan

Ini adalah fenomena lama, karena hampir bisa terjadi kepada siapa saja yang membangun rumahnya. Jika dari awal anda telah memilih semua bahan yang akan digunakan, maka kita dapat menghindari bengkaknya biaya. Pada umumnya, biaya bangun rumah tinggal akan membengkak terjadi ketika pekerjaan datang ke tahap akhir (cat, keramik, pernis, sanitair, kunci dan engsel).

Karena berbagai macam pola / motif dan warna, maka kita akan dengan mudah tergoda untuk sering plin-plan. Adapun menyelesaikan pekerjaan akhir adalah salah satu bagian yang paling mahal dalam anggaran biaya membangun rumah. Jika kita tidak bisa menahan diri / konsisten dengan desain perencanaan gambar di awal, maka kita akan bisa gagal dalam menghemat biaya. Perubahan yang terjadi terutama perubahan setelah pelaksanaan pekerjaan, maka akan ada tambahan biaya pekerjaan.

Faktor 3; Kontraktor atau Pemborong

Ada baiknya anda berhati-hati ketika mempertimbangkan keputusan untuk memilih antara pemborong atau kontraktor. Sebab, kecurangan dan kenakalan bisa saja terjadi tanpa sepengetahuan anda, terlebih jika anda belum pernah membangun rumah sebelumnya.

Begitulah 3 faktor penyebab biaya bangun rumah tinggal membengkak yang tentunya anda harus segera menemukan cara mencegah rugi bangun rumah agar dampak lebih buruk bisa diantisipasi

Incoming search terms:

  • cara membangun rumah secara bertahap
  • tips membangun rumah bertahap

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *