Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Hati-Hati, Awas Ada Kecurangan Saat Mengurus IMB

Hati-Hati-Saat-Mengurus-IMB

Tindak kecurangan oknum petugas pemerintahan kadang masih saja dijumpai di kota-kota tertentu. Kadang mereka tidak ragu-ragu dalam melakukan tindakan “nakal” demi mendapatkan rupiah tambahan untuk kantong mereka. Berikut beberapa contoh kasus dan solusinya yang pernah terjadi menurut beberapa pengalaman masyarakat.

  • Kecurangan di loket IMB

Saat mengambil formulir IMB

Calo IMB biasa bertebaran di sekeliling kantor pemerintah tempat mengurus IMB. Kalaupun tidak terdapat calo, maka yang menjadi calo adalah petugas IMB sendiri. Di dalam kantor, mereka menawarkan jasa pengurusan dengan mematok harga yang tidak masuk akal, yaitu antara 40-50 ribu per meter persegi bangunan yang akan dibangun. Berarti kalau luas bangunan anda 120m2, dikalikan 50 ribu berarti anda terkena 6 juta. Benar-benar tidak masuk akal. Kadang mereka mengancam akan mempersulit dan memperlama proses pengurusan bila tidak menggunakan jasa mereka.

Saat menyerahkan berkas kelengkapan persyaratan

Ketika anda datang ke loket IMB dengan membawa semua persyaratan yang diperlukan, di sini tindakan kecurangan berpotensi terjadi. Idealnya anda akan menyerahkan berkas gambar teknik (bestek) yang terdiri dari gambar denah, tampak, potongan dan gambar situas beserta kelengkapan lain (fotokopi KTP, PBB, sertifikat, dll), kemudian petugas akan memprosesnya. Ketika anda berurusan dengan oknum petugas, bisa saja mereka berdalih bahwa gambar anda masih belum sesuai dengan standar dan kriteria gambar kerja yang ditentukan.

Kadang mereka mencari-cari alasan bahwa gambar yang dibuat harus di cetak di kertas A3 dan harus memiliki kop perencana arsitek. Ini memang mengada-ada supaya anda menerima paket gambar yang mereka tawarkan. Kantor Pemerintah bagian IMB memang mempunyai tukang gambar (drafter) sendiri bagi pemohon IMB hanya membawa gambar sketsa tangan atas perencanaan rumah mereka. Drafter akan menerjemah dan menuangkannya ke dalam gambar kerja komputer yang lebih terskala dan rapi.

Misalnya anda bisa program Autocad dan ingin berhemat dengan menggambar sendiri gambar teknik rumah anda, masih ada saja alasan yang mereka berikan. Yaitu memberikan coretan-coretan asistensi dan mengatakan bangunan yang digambar masih belum memenuhi GSB dan KLB dan sebagainya. Mereka akan terus memberikan coretan-coretan sampai mereka mengingatkan akan adanya denda kalau anda masih terus saja salah dalam menggambar. Ketika anda sudah berkali-kali bolak-bolak dari rumah ke loket IMB hanya untuk merevisi gambar, para oknum akan menawarkan untuk menggunakan paket gambar yang akan dikerjakan drafter mereka, dengan begitu anda tidak akan perlu bolak-balik  dan gambar anda sudah langsung jadi tanpa revisi. Ini memang trik akal-akalan mereka agar mendapatkan uang dari anda. Patokan biaya yang mereka tetapkan untuk jasa gambar bisa bervariasi, bisa berkisar antara 100 ribu sampai 500 ribu tergantung besarnya-kecilnya bangunan.

 

  • Kecurangan di Kantor Dinas Tata Kota

Sebagai salah satu syarat kelengkapan pengurusan IMB, anda perlu surat Keterangan Rencana Kota (KRK) yang bisa diurus ke kantor Dinas Tata Kota. Ketika anda mengembalikan formulir beserta kelengkapannya (fotokopi KTP, sertifikat, PBB, dll), pada saat inilah potensi pungli terjadi. Para petugas (di kota tertentu) kadang bisa secara terang-terangan meminta dana dengan alasan untuk biaya pengukuran lahan dan pengecekan batas-batas lahan. Tidak tanggung-tanggung, biayanya berkisar diantara 800 ribu sampai 1,5 juta rupiah. Ini biasanya dibayarkan ketika mereka membuat janji dengan anda untuk bertemu saat pengukuran lahan. Kalau anda tidak berkenan membayar, mereka bisa mengancam akan memperlambat proses survei dengan menunda-nunda jadwal proses pengukuran.

Ketika survei telah dilakukan, jangan harap anda akan mendapat kuitansi resmi dari kantor pemerintah karena uang yang anda setorkan akan langsung masuk ke kantong mereka sendiri. Ketika anda menanyakan kuitansi, jawaban mereka bisa berbelit-belit  tidak jelas, atau akhirnya mereka akan menjawab kalau kuitansi akan menyusul di kemudian hari. Dan bisa ditebak, mereka akan melupakannya.

 

  • Kecurangan di Rumah Pak RW

Beberapa kelurahan kadang mensyaratkan surat pengantar dari RT/ RW untuk keperluan mengurus IMB. Bahkan di tingkat pemerintahan terkecil setingkat RT/RW pun masih bisa berpotensi melakukan pungli. Para ketua RW bisa meminta dana berkisar antara 100 ribu sampai 250 ribu dengan dalih sumbangan untuk kas RW. Memang tidak semua terjadi di lingkungan anda terutama di lingkungan perumahan yang mayoritas penghuninya kaum terdidik. Tapi ketika anda berada di kampung atau di desa, hal yang lebih buruk bisa saja terjadi.

 

  • Kecurangan di Kelurahan

Anda akan membutuhkan surat pengantar yang harus dibubuhi tanda tangan dan stempel dari kepala kelurahan setempat. Seharusnya memang tidak ada retribusi apapun karena itu sudah menjadi tugas mereka. Tapi dalam kenyataannya masih saja ada tindak kecurangan. Kadang mereka dengan terang-terangan meminta uang 50 ribu untuk biaya administrasi. Itu masih belum seberapa, beberapa kelurahan di kota tertentu kadang malah meminta sumbangan material berupa semen, pasir, paving dengan berdalih untuk memperbaiki fasilitas kantor kelurahan dan memperbaiki jalan kelurahan yang rusak. Kadang anda akan disodori proposal penggalangan dana untuk tempat ibadah dan anda dimintai sumbangan sukarela.

 

  • Kecurangan di Kecamatan

Hampir sama dengan kelurahan, pihak kecamatan kadang juga meminta uang administrasi antara 50 ribu sampai 100 ribu, kalau tidak, surat pengantar tidak akan diberikan. Ketika anda tidak berkenan membayar, bisa saja anda akan disuruh kembali besok dengan alasan pengurusannya masih diproses. Ketika anda kembali keesokan harinya, bisa ditebak, mereka akan berdalih dengan alasan yang sama. “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah”, begitulah ungkapan yang sering kita dengar atas mereka.

 

  • Kecurangan di rumah anda

Petugas Pemerintah kadang bisa mendatangi rumah-rumah yang sedang dalam proses membangun atau merenovasi. Mereka kemudian langsung menanyakan kelengkapan IMB sebagai dasar membangun bangunan. Ketika penghuni rumah tidak memilikinya, baru oknum petugas tersebut melancarkan aksinya. Mereka menakut-nakuti pemilik rumah kalau IMB tidak diurus, maka bangunan bisa dibongkar sewaktu-waktu oleh Satpol-PP. Mereka lalu menawarkan jasa mereka untuk membantu menguruskan IMB bagi rumah anda. Biayanya bisa ratusan ribu sampai jutaan rupiah tergantung dari besaran bangunan. Kadang biayanya bisa menjadi sangat mahal karena alasan-alasan tambahan biaya lain-lain seperti harus memberi “amplop” pada lurah dan camat.

Demikianlah artikel yang membahas tentang potensi kecurangan saat mengurus IMB Simak artikel saya sebelumnya tentang Prosedur Mengurus IMB Rumah Tinggal

Incoming search terms:

  • biaya mengurus imb 2015
  • biaya pembuatan imb 2015
  • biaya izin mendirikan bangunan 2015
  • mengurus imb setelah bangunan jadi
  • biaya imb 2015
  • jasa gambar imb
  • cara mengurus imb rumah yang sudah dibangun
  • cara mengurus imb rumah yang sudah jadi
  • mengurus imb

Comments

2 Responses to Hati-Hati, Awas Ada Kecurangan Saat Mengurus IMB

  1. ari nurahman says:

    info yang sangat bermanfaat 🙂

  2. BundaKandung says:

    Betul sekali pak.. makanya malas mau ngurus imb. Waktu urus ajb saja sy sdh kena 5,5 jt pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *