Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Cara Persiapan Rumah Tinggal Menghadapi Musim Hujan

persiapan rumah-tinggal-menghadapi-musim-hujan

Anda sering repot-repot dengan persiapan rumah tinggal menghadapi musim hujan? Tidak hanya pada masalah kesehatan yang rentan terhadap penyakit seperti flu, batuk, demam berdarah, pilek, diare dan lain-lain, tetapi juga dampak hujan terhadap rumah. Oleh karena itu ketika akan mulai membangun rumah, konsep rumah yang dirancang sebaiknya memikirkan solusi bagaimana ketahanan rumah terhadap hujan. Berikut adalah beberapa elemen yang perlu untuk mendapatkan perhatian lebih untuk persiapan rumah menghadapi musim hujan sehingga ketika musim hujan telah tiba, rumah anda siap dan sanggup menghadapi musim hujan dan anda tidak akan perlu repot lagi.

ATAP RUMAH

Kebocoran atap merupakan isu yang sering terjadi saat musim hujan telah tiba. Oleh sebab itu tidak ada salahnya jika anda rutin melakukan pemeriksaan setiap tiga bulan sekali apabila terjadi retak, genting yang harus diganti, atau ada rangka kayu yang lapuk. Perhatikan juga daerah sambungan antar karena pada titik inilah kebocoran sering terjadi.

Jika anda menggunakan atap ducting atau atap cor beton, sangat dianjurkan untuk menggunakan pelapis anti bocor yang kadang perlu dilapisi dengan serat fiber dahulu. Pelapis ini berbentuk seperti cat namun sangat elastis dan kuat untuk menahan kebocoran. Saran selanjutnya adalah dengan memberikan lembaran aluminium foil (1- 2 mili) sebagai pelapis antara usuk dan reng . Hal ini berfungsi untuk mengurangi penyerapan panas pada atap dan menghindari tersimpan-nya panas matahari ke dalam rongga atap.
Plafon dibiarkan basah karena rembesan air, akhirnya bisa membusuk dan runtuh. Selain tidak bagus dari segi estetika, keterlambatan dalam memperbaiki kerusakannya akan mengakibatkan biaya menjadi lebih mahal.

Untuk atap yang menggunakan asbes pemasangannya harus dilapisi paku karet, lalu diberi serat fiber dan cat pelapis anti bocor.

DINDING

Selama musim hujan, biasanya dinding menjadi lembap dan kebocoran dari atap rumah. Namun, jika atap rumah itu diperbaiki dan diberi pelapis tahan air, ada kemungkinan kebocoran air hujan tidak akan terjadi.

Untuk dinding eksterior gunakan cat pelindung cuaca (weather shield) sebagai lapisan pelindung terhadap jamur di luar ruangan. Tetapi jika telah lama berjamur, dinding harus dibongkar pada bagian yang lembap, kemudian dicat lagi dan diberli pelapis tahan air.
Dinding eksterior dengan batu alam perlu mendapat perhatian khusus karena memiliki risiko lumut dan jamur lebih tinggi dari dinding ber-cat. Untuk menutup batu alam sebaiknya dilapisi dengan pernis setiap 6 bulan, sehingga selalu terjaga dari lumut. Jika sudah terlanjur terdapat lumut atau jamur, maka harus dibersihkan dulu sebelum diberi pernis.

LANTAI

Lantai rumah harus di atas lebih tinggi daripada lantai teras sehingga ketika hujan deras, air tidak akan sampai masuk ke ruang rumah, dan agar air hujan tidak masuk ke teras rumah selama musim hujan, maka tingkat ketinggian lantai rumah harus lebih tinggi dari ketinggian jalan.

LAMPU EKSTERIOR

Lampu eksterior juga perlu mendapat perhatian. Apakah kabel terbungkus rapi atau tidak? Karena jika ada kabel telanjang maka akan sangat berbahaya jika tergenang air hujan. Selain bisa menyebabkan hubungan pendek arus listrik, hal tersebut juga dapat menghantarkan listrik dan bisa menyetrum orang yang kontak langsung dengan air.

SEPTIC TANK DAN SELOKAN

Selokan dan saluran air kotor harus bersih dari puing-puing dan dibersihkan secara teratur agar tidak menyebabkan saluran tersumbat dan banjir di sekitar halaman rumah.

PASANG KAWAT AYAM DI SALURAN AIR KOTOR

Hal ini diperlukan agar terhindar dari masuknya hewan pengerat (tikus) masuk dari selokan ke dalam rumah. Dan juga hal ini sangat perlu agar sampah dari rumah tidak langsung masuk ke saluran air kotor untuk menghindari kebuntuan. Kadang limbah di kamar mandi yang tidak disaring dapat meningkatkan resiko saluran mampet.
Demikianlah beberapa persiapan rumah tinggal menghadapi musim hujan. Semoga bermanfaat bagi anda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *