7 Tips Sukses Menjadi Investor Properti

sukses investor properti

Sadarilah bahwa apapun profesi anda saat ini, tapi anda tetap perlu untuk untuk menjadi investor. Setiap pagi anda bangun, tanamkan kesadaran ke dalam diri anda dan katakan bahwa anda adalah seorang investor dan anda sedang membangun serta mengembangkan kekayaan finansial anda. Yakinlah hari ini anda yakin akan menemukan kesempatan dan membuat transaksi yang bagus.

7 tips agar anda menjadi investor properti yang sukses:

  1. Lakukanlah Berdasarkan Apa yang Anda Lihat, Bukan Apa yang Anda Asumsikan. Asumsi sering salah, apalagi itu asumsinya broker, developer, penjual atau asumsi orang lain. Namanya juga asumsi, ia masih masih perlu dibuktikan kebenarannya di depan mata dan kepala kita sendiri. Asumsi berdasar pada kata “assume” yang artinya mengira-ngira, menganggap atau berharap. Semua pengertian itu bermakna tidak pasti. Padahal seorang investor harus punya keyakinan yang tinggi terhadap semua aset investasinya. Secara bercanda Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa assume bisa dipecah menjadi As You Me yang maknanya sama sekali tidak baik bukan? Jika anda ikut-ikutan menggunakan jurus asumsi itu artinya anda sama saja menjadi seorang spekulan.
  2. Tentukan Target Rencana Bisnis. Setiap investor yang sukses dan berhasil pastilah memiliki perencanaan bisnis yang baik. Untuk seorang investor pemula rencanakan target anda untuk jangka waktu tertentu. Mulailah dari yang transaksi yang kecil dahulu (small deal). Misalnya targetkan diri anda untuk mendapatkan aset hot deal yang pertama senilai 500 juta di tahun pertama. Sesuaikan dengan kemampuan anda membayar cicilan. Kemudian pada tahun ke dua anda tingkatkan mejadi 1 miliar dan begitu seterusnya. Kalau perlu silahkan tuliskan target pribadi anda yang harus tercapai dalam jangka waktu tertentu. Misalnya target pencapaian aset sebesar 10 M dapat tercapai dalam jangka waktu 10 tahun. Target ini harus ditulis dan ditempel di tempat-tempat yang selalu terlihat jelas ketika kita di rumah atau di kantor. Cara ini akan selalu memicu semangat dan mengingatkan kita untuk selalu fokus pada tujuan anda.
  3. Buatlah Manajemen Waktu yang Baik. Sebagai seorang investor properti, anda harus mempu membagi waktu, kapan harus berhubungan dengan bank, kapan saatnya mencari aset baru, kapan saatnya mengelola aset dan sebagainya. Jika anda sudah mendapatkan satu transaksi, maka mencari aset yang baru lainnya akan menjadi petualangan yang sangat mengasyikkan. Namun tetaplah buat manajemen waktu yang baik
  4. Lakukanlah Manajeman Keuangan atau Biaya dengan Ketat. Memang benar banyak orang yang sukses mendapatkan hot deal namun juga banyak diantara mereka yang kemudian kehilangan hot deal-nya tersebut. Malah utangnya menumpuk, kreditnya macet dan asetnya pun lenyap. Kenapa bisa begitu? Penyebab utamanya adalah dari buruknya manajemen keuangan. Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan kita tidak memiliiki menajemen keuangan yang baik khususnya manajemen keuangan pribadi dan keluarga. Jika anda mau menjadi seorang investor properti yang sukses, kondisi itu harus dibenahi. Misalnya, jika anda mendapatkan cashback atau cashflow positif, atur hasil itu untuk semua kebutuhan sesuai prioritas. Utamakan pelunasan biaya-biaya transaksi yang mungkin anda mendapatkannya dari pinjaman KTA atau kartu kredit, kemudian pembayaran cicilan dan kebutuhan-kebutuhan atau kewajiban-kewajiban anda terlebih dahulu. Jangan dipakai untuk bersenang-senang dahulu.
  5. Lakukan Manajeman Modal dengan Bijaksana. Karena mungkin anda akan mendapatkan cashback dari transaksi anda. Pengelolaan cashback atau uang lebih ini harus dilakukan dengan cara yang bijaksana. Jika mampu, maka manfaatkanlah sebagai modal kembali misalnya untuk DP transaksi lainnya atau diputar di bisnis anda yang sudah berjalan. Anda akan bisa menjadi seorang investor yang sukses jika anda mempu mengelolanya dengan baik. Namun kalau anda menggunakan untuk hal-hal lannnya yang tidak ada kaitanny dengan investasi, hasilnya jelas akan berbeda.
  6. Gunakan Logika Bukan Emosi. Dalam bertransaksi properti sebaiknya anda tidak melibatkan emosi anda. Anda harus cermat menghitung cashflow-nya, berapa cashback-nya, berapa cicilan perbulannya dan lain-lain. Ketika emosi anda bermain, rasa suka terhadap properti manjadi dominan, akibatnya uang tidak menjadi pertimbangan lagi. Padahal seorang investor harus sesedikit mungkin mengeluarkan uang untuk mendapatkan sebanyak mungkin keuntungan. Dan hal ini hanya bisa didapat jika anda mampu menguasai emosi anda. Warren Buffet pernah mengatakan bahwa seorang investor tidak boleh kehilangan uangnya sepeserpun.
  7. Mulailah Sekarang Juga. Berhentilah hanya berpikir-pikir dan mempertimbangkan banyak hal. Orang yang “pintar” biasanya terlalu banyak pertimbangan dan analisa sehingga tidak segera memulai action.  

Segeralah bertindak, action sebanyak mungkin agar bisa cepat belajar dan memperbaiki kesalahan, maka sukses akan segera anda temui.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *